Desa Gulangpongge

Kec. Gunungwungkal, Kab. Pati

Lahan pertanian desa

Profil Desa

Mengenal Desa Gulangpongge secara mendalam

Tentang Desa Kami

Desa Gulangpongge terletak di Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dengan luas wilayah 540.66 Ha. Desa ini berbatasan dengan Desa Giling di utara, Desa Perdopo di selatan, kawasan hutan lindung di barat, dan Desa Gunungwungkal di timur.

Sebagai desa dengan sektor pertanian sebagai mata pencaharian terbanyak — terutama ketela pohon (singkong) sebagai komoditas utama — masyarakat Gulangpongge terus berupaya meningkatkan produktivitas lahan melalui pengelolaan tanah yang lebih baik.

Sejak Juli 2026, Desa Gulangpongge juga menjadi lokasi pengabdian Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada Sub Unit Gulangpongge, yang menjalankan program kerja di bidang pertanian, lingkungan, dan pendidikan bersama warga.

Suasana Desa Gulangpongge

Data Demografi Desa

Statistik dan informasi dasar Desa Gulangpongge

2.306

Jumlah Penduduk

Jiwa

602

Kepala Keluarga

KK

1134 / 1172

Laki-laki / Perempuan

Jiwa

19 / 3

Jumlah RT / RW

Unit

Mata Pencaharian (517 orang tercatat)

  • Petani319 orang
  • Wiraswasta66 orang
  • Buruh Bangunan/Industri/Tambang64 orang
  • Pedagang27 orang
  • Swasta16 orang
  • Sopir Angkutan13 orang
  • PNS8 orang
  • Pensiunan4 orang

Tingkat Pendidikan

  • Belum Sekolah170 orang
  • Tidak Tamat SD235 orang
  • Tamat SD/Sederajat424 orang
  • Tamat SLTP/Sederajat334 orang
  • Tamat SLTA/Sederajat173 orang
  • Diploma2 orang
  • Sarjana (S1-S3)45 orang
  • Buta Huruf923 orang

Sumber: Data Monografi Desa Gulangpongge, keadaan Mei 2020 — angka terbaru menyusul dari perangkat desa.

Geografi & Lokasi

Kondisi lahan

Letak & Kondisi Wilayah

Batas Wilayah:

Utara: Desa Giling · Selatan: Desa Perdopo · Barat: Hutan Lindung · Timur: Desa Gunungwungkal

Ketinggian & Topografi:

650–700 meter di atas permukaan laut, Dataran Rendah

Jarak Orbitasi:

5 KM dari pusat Kecamatan Gunungwungkal, 33 KM dari Kabupaten Pati

Suhu Udara:

Rata-rata 28°C

Sumber: Data Monografi Desa (Pemerintah Kabupaten Pati), keadaan data Mei 2020

Sejarah & Perkembangan

Wilayah Perdukuhan

Gulang Pongge berada di Kecamatan Gunungwungkal. Pada saat itu, Desa Gulang Pongge terbagi atas 6 (enam) perdukuhan.

Dukuh Gulang
Dukuh Karang Anyar
Dukuh Sekar
Dukuh Ngelo
Dukuh Klecung
Dukuh Pongge

Asal-usul Nama Desa

Pada zaman dahulu, kepala desa pertama berkedudukan di Dukuh Gulang, yaitu Ki Wayut. Karena dianggap kurang bijaksana serta banyak mengalami kekeliruan dalam mengatur pemerintahan desa, tidak lama kemudian — kurang lebih dua tahun — beliau diberhentikan dari jabatannya.

Pemilihan kepala desa kemudian diadakan kembali, dan terpilihlah Pak Reno Diwongso, warga Perdukuhan Pongge. Sejak itu, pusat pemerintahan desa berpindah ke Perdukuhan Pongge. Di bawah kepemimpinannya, pemerintahan desa berjalan tenang dan tenteram, serta kehidupan rakyat lebih terjamin keadilannya. Pak Reno dikenal benar-benar memahami arti kepemimpinan serta tugas seorang kepala desa. Atas dasar itu, melalui musyawarah bersama tokoh masyarakat, disepakatilah nama "Gulang Pongge" sebagai nama desa — sebuah nama yang dirasa sangat cocok dan disetujui bersama.

Nama tersebut merupakan gabungan dari dua nama perdukuhan, yaitu Dukuh Gulang dan Dukuh Pongge.

Berkat jasa-jasanya yang besar, kebijaksanaannya, serta budi pekertinya yang luhur, Pak Reno sangat disayangi dan dihormati oleh masyarakat. Ia kemudian diangkat menjadi kepala desa seumur hidup, mengingat pada masa itu belum terdapat aturan mengenai batas waktu masa jabatan kepala desa.

Visi

"Desa Gulangpongge menjadi desa maju yang berbasis pertanian berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat."

Rumusan visi resmi dari pemerintah desa menyusul.

Misi

✓ Meningkatkan produktivitas pertanian melalui pengelolaan lahan berbasis data

✓ Memberdayakan masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan

✓ Mengembangkan potensi wisata dan UMKM lokal secara inklusif

Struktur Pemerintahan Desa

Terdiri dari 7 anggota BPD, 3 Kepala Seksi, 2 Kepala Urusan, 2 Kepala Dusun, dan 3 staf, ditambah 88 pengurus RT/RW.

Pimpinan

Kuntardi, S.H.

Kuntardi, S.H.

Kepala Desa

Suharto

Suharto

Sekretaris Desa

Kepala Seksi

Sarkono

Sarkono

Kasi Pemerintahan

Achmad Rabu

Achmad Rabu

Kasi Pelayanan

Sripah

Sripah

Kasi Kesejahteraan

Kepala Urusan

Kusnadi

Kusnadi

Kaur Tata Usaha dan Umum

Sanusi

Sanusi

Kaur Keuangan

Kepala Dusun

Nurwi Amin

Nurwi Amin

Kadus I

Suhartatik

Suhartatik

Kadus II

Lainnya

Masturi

Masturi

Perangkat Desa Lainnya

M. Arwani

M. Arwani

Perangkat Desa Lainnya

BPD (Badan Permusyawaratan Desa) beranggotakan 7 orang; data nama anggota BPD belum tersedia terpisah dari data perangkat desa di atas.

Ringkasan Anggaran & Sarana Prasarana

Data tahun 2020 (data terbaru menyusul dari perangkat desa)

Keuangan Desa (2020)

  • Penerimaan / PengeluaranRp 1.426.991.494
  • Dana Desa (DD)Rp 1.037.910.000
  • Alokasi Dana Desa (ADD)Rp 351.383.000
  • Bantuan ProvinsiRp 5.000.000
  • Bantuan KabupatenRp 9.000.000

Sarana & Prasarana

  • Masjid/Surau12 buah
  • Poliklinik1 buah
  • Gedung SD Negeri2 gedung (213 murid)
  • Toko / Warung-Kios28 / 33
  • Jalan Desa32 KM

Data Kesejahteraan Sosial

Agregat penerima Penerima Bantuan Pangan (PBP) — Dibuat Maret 2026, diperbarui terakhir Juni 2026. Ditampilkan tanpa nama individu untuk melindungi privasi warga.

Total Penerima: 251 Warga

Per Wilayah

  • RW 179 orang
  • RW 276 orang
  • RW 371 orang
  • Belum tercatat RW25 orang

Per Kelompok Desil Ekonomi

  • Desil 192 orang
  • Desil 255 orang
  • Desil 359 orang
  • Desil 445 orang

Data ditampilkan dalam bentuk agregat saja untuk melindungi privasi warga. Desil menunjukkan tingkat kesejahteraan ekonomi (desil 1 = kelompok paling perlu prioritas bantuan). Sumber: data internal pendataan warga, bukan untuk disebarluaskan dalam bentuk daftar nama individu.

Budaya & Nilai-Nilai Lokal

Kearifan Lokal

Sistem pertanian tradisional yang harmonis dengan alam telah diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Gulangpongge.

Gotong Royong

Semangat kerjasama terlihat nyata dalam program kerja bersama Tim KKN-PPM UGM, mulai dari penanaman pohon hingga workshop pertanian.

Ingin Mengenal Desa Lebih Dekat?

Jelajahi potensi desa, program kami, dan bergabunglah dengan komunitas kami.